1.
MEMPERTIMBANGKAN ASPEK
PERILAKU TERHADAP AKUNTANSI
Berdasarkan
permikiran perilaku, manusia dan factor social secara jelas didisain dalam
aspek – aspek operasional utama dari seluruh system akuntansi. Dari pengalaman
dan praktik banyak manajer dan akuntan telah memperoleh suatu pemahaman yang
lebih daris ekedar aspek manusia dalam tugas mereka. Bagaimanapun harus diakui
bahwa banyak sistem akuntansi masih dihadapkan pada berbagai kesulitan manusia
yang tidak terhitung, bahkan penggunaan dan penerimaan seluruh sistem akuntansi
terkadang dapat menjadi meragukan. Pertanggungjawaban dan pengambilan keputusan
dilakukan atas dasar sudut pandang hasil laporan mereka dan bukan atas dasar
kontribusi mereka yang lebih luas terhadap efektivitas organisasi.