Jumat, 06 Maret 2015

MENJEMPUT JODOH

Kata-kata yang selalu saya ingat dalam hati, daun jatuhpun sudah diatur oleh Allah, apalagi keinginan yang dimiliki manusia, kenyataan yang dihadapi, perjumpaan dengan orang-orang tertentu, perasaan yang begitu tidak menentu. Semangat yang naik turun. Allah selalu punya maksud dibalik itu semua. No coincidence happens in this world, Everything happens for a reason.

           Tiap kali mengingat kalimat tersebut, hati dan fikiranku seolah diketuk, perlahan mulai mengerti dan memahami. Inilah jawaban yang selama ini kucari, jawaban atas segala keraguan dalam hati. Tak peduli seberat apapun permasalahan yang selama ini kuhadapi, harus kuyakini bahwa ini adalah kehendak ilahi. 
      
      Memang berat untuk menerima jika apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang dihadapi, seperti keinginanku untuk memiliki seseorang yang betul-betul telah kuharapkan dan kuyakini selama ini, namun pada akhirnya kenyataan yang harus kuhadapi bahwa ia tidak memiliki harapan dan keyakinan yang sama terhadapku. Awalnya sangat sulit menerima kenyataan tersebut, namun belakangan ini perlahan fikiranku mulai terbuka dan hati mulai bisa menerima. 
        
          Suatu hari, kebetulan aku diantarkan oleh salah satu teman pria ke suatu tempat. Dia ini memang salah satu pria yang cukup bijak dan religius. Saat di perjalanan, terjadilah suatu percakapan. Ia bercerita tentang pengalamannya belakangan ini yang berusaha menjemput jodoh yang ia yakini ditakdirkan oleh Allah untuknya. Katanya, jodoh memang sudah ditakdirkan oleh Allah, namun bagaimanapun kita harus berusaha menjemput jodoh tersebut dengan cara memantaskan diri dan Allah akan memberikan jodoh yang sepantasnya buat kita.  Setelah mendengarkan banyak cerita darinya, aku hendak bertanya, "Apakah dibenarkan bahwa menjemput jodoh itu butuh perjuangan dan pengorbanan?", lantas ia menjawab, "Ya menjemput jodoh memang butuh perjuangan dan pengorbanan, namun kita harus bisa menilai apakah orang tersebut memang pantas diperjuangkan atau sama sekali tidak."
       
        Mendengar jawabannya tersebut, fikiranku mulai terbuka. Kemudian aku kembali mempertanyakan, "Jika saja kau telah berjuang dan berkorban segalanya untuk orang yang telah kau yakini dan harapkan selama ini, kau juga telah bertahan dan terus di sampingnya bahkan saat ia berada pada titik terendah dalam hidupnya namun seiring berjalannya waktu, orang yang telah kau harapkan dan yakini tersebut sebaliknya memberikan balasan yang teramat menyakitkan buatmu dan seakan mengabaikan segala perjuangan dan pengorbananmu selama ini, MASIHKAH DIBENARKAN UNTUK BERJUANG DAN BERKORBAN MENJEMPUT JODOH jika akhirnya berujung sia-sia??" 
          
         Lalu ia langsung menjawab, "Tidak ada yang salah dari usaha seseorang untuk berjuang dan berkorban menjemput jodohnya, yang salah ketika kita berharap dan meyakini orangnya, karena sesungguhnya ia adalah manusia, yang pantas kita harapkan dan yakini adalah penciptanya Allah SWT, maka tidak akan ada yang sia-sia dan berakhir kecewa. Jika kau melakukan sesuatu untuk seseorang, maka lakukanlah dengan ikhlas, jangan menganggap kau melakukan pengorbanan sehingga kau mengharapkan balasan yang setimpal karena sekali lagi ia hanya manusia, hanya Allah yang Maha mengetahui segala apa yang kau kerjakan, lakukan saja yang terbaik, Allah yang menentukan apa yang pantas kau dapatkan. Allah lebih mengetahui apa yang baik dan pantas untukmu, jadi jika Allah tidak memberikanmu kebaikan melalui orang tersebut, Ia pasti memberikannya melalui orang lain yang lebih pantas untukmu."

        Subhanallah.... setelah mendengar jawaban itu aku langsung terdiam sambil mengingat apa yang telah kualami selama ini, sungguh sangat terharu, jawaban yang sangat bijak yang mampu menenangkan hati dan fikiran. Aku sekarang lebih yakin, selalu kutanamkan dalam hati bahwa apa yang terjadi selama ini semua atas kehendak Allah, walaupun pernah dikecewakan namun aku percaya, tidak ada yang sia-sia karena Allah yang mempertemukan. Satu lagi yang yang perlu diyakini..

"If something is destined for you, never in million years it will be for somebody else."

"Jika sesuatu ditakdirkan untukmu, sampai kapanpun tidak akan pernah menjadi milik orang lain."


Bagaimanapun akhirnya, Allah lebih tau mana yang terbaik buatku, syukuri saja, tetap memohon agar diberikan jodoh yang terbaik. Aamiin Ya Rabb..
          
         

1 komentar:

  1. Menus for Menus watches - TITanium-arts
    Menus menus watches · Menus menus ford focus titanium watches · titanium engine block Menus menus watches · Menus menus watches · titanium helix earrings Menus menus watches · Menus titanium charge menus ridge titanium wallet watches · Menus watches · Menus watches · Menus watches · Menus watches

    BalasHapus