Jumat, 18 September 2015

Pernahkah ???

Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat suatu kebaikan untuk seseorang? Itu adalah Allah yang sedang berbicara padamu dan mengetuk pintu hatimu.

Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang disekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati? Itu adalah Allah yang sedang rindu padamu dan ingin kau berbicara pada-Nya.


Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, kau bertemu dengannya atau kau menerima telepon darinya? Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu.
Tidak ada yang namanya kebetulan.

Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan namun sulit untuk didapatkan? Itu adalah Allah yang mengetahui dan mendengar suara batinmu yang kau taburkan sebelumnya.

Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan? Itu adalah saat Allah mengizinkan kau untuk diuji dan Allah ingin mendengar suara rintihan serta do'amu. Agar kau menyadari akan keberadaan-Nya..
Karena Dia tau kau sudah mulai melupakan-Nya dalam kesenangan.

Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa Kasih dan Kuasa Allah selalu ada disaat manusia merasa dirinya tak mampu.


Karena Allah berkata:
"Jangan khawatir, Aku disini bersamamu"

Rabu, 26 Agustus 2015

PASTIKAN KITA ORANG YANG BAIK ITU

MENGAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?
Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiannya, ia tak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

MENGAPA ORANG BAIK KERAP TERTIPU?
Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu menghianatinya.

MENGAPA ORANG BAIK ACAP DINISTA?
Karena orang baik tak pernah mau membalas. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.

APA YANG KAU PERBUAT, ITU YANG AKAN KAU DAPATKAN KEMBALI

Orang bijak mengatakan, siapa yang menabur angin, maka dia akan menuai badai, bila kita kaji lebih lanjut, ini adalah suatu penjabaran dari hukum sebab akibat yang bisa diartikan apabila kita ingin mendapatkan akibat hasil yang baik, kita harus berbuat sebab yang baik. Sebaliknya apabila perbuatan kita buruk atau telah melakukan sebab yang buruk akibatnya tentu akan buruk juga. 

Firman Allah SWT :
”Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.”(Q.S. Al-Israa’ : 7)